Tips Menghilangkan Rasa Takut Matematika Anak dengan Kursus Sempoa

Tidak ada komentar


 



Rasa cemas saat berhadapan dengan lembar soal berhitung seringkali menjadi alasan utama anak enggan mempelajari matematika. Angka yang terlihat abstrak dan cara belajar yang monoton bisa membuat anak merasa terbebani sebelum sempat mencoba. Padahal, jika dikenalkan lewat cara yang pas dan interaktif, pelajaran matematika sebenarnya sangat seru untuk ditelusuri.


Metode sempoa hadir sebagai sarana visual yang mengubah angka-angka rumit menjadi wujud manik nyata yang mudah disentuh dan digeser. Pengalaman belajar secara langsung membuat logika matematika terasa lebih masuk akal bagi anak usia dini. Guna menciptakan pengalaman belajar berhitung yang bebas stres dan penuh kegembiraan. Artikel ini akan membahas rekomendasi kursus sempoa untuk anak yang memberikan pendampingan berhitung menyenangkan sekaligus terstruktur.


Tips Mengubah Persepsi Anak Terhadap Matematika Lewat Metode Sempoa


Mengubah ketakutan anak menjadi rasa suka membutuhkan pendekatan belajar yang lembut serta relevan dengan dunia anak-anak. Beberapa alasan mengapa metode sempoa sangat ampuh menghilangkan trauma berhitung pada anak terangkum dalam rincian berikut.


Menyajikan Wujud Angka Secara Nyata Melalui Gerakan Manik Sempoa


Anak usia dini membutuhkan sarana fisik untuk memahami makna dari penjumlahan dan pengurangan secara jelas. Biji manik sempoa membantu anak melihat langsung proses bertambah atau berkurangnya sebuah nilai bilangan. Pemahaman bentuk nyata menghilangkan rasa bingung anak saat belajar konsep angka dasar.


Memecah Materi Rumit Menjadi Langkah-Langkah Sederhana


Alur belajar sempoa dirancang secara bertahap agar anak tidak kaget saat menerima materi yang lebih tinggi. Setiap tahapan disesuaikan dengan kemampuan anak sehingga mereka tidak merasa tertinggal atau tertekan. Kemudahan memahami materi membuat anak menikmati setiap sesi belajar tanpa rasa cemas.


Menghilangkan Tekanan Hafalan Rumus Kaku


Anak diajak menemukan alur perhitungan sendiri lewat eksplorasi jemari tanpa dipaksa menghafal rumus secara instan. Pemahaman konsep yang kuat membuat ingatan anak bertahan lama dan tidak gampang lupa saat ujian. Anak merasa lebih tenang karena paham alasan di balik setiap jawaban soal.


Menciptakan Suasana Belajar yang Santai 


Sesi kelas dikondisikan agar anak merasa aman untuk mencoba dan mengekspresikan pemikiran mereka secara bebas. Kekeliruan dalam berhitung disikapi sebagai proses belajar alami yang bisa diperbaiki bersama pengajar secara ramah. Lingkungan belajar yang suportif mengikis rasa cemas dan membentuk mental pembelajar yang berani.


Membangun Rasa Bangga dan Percaya Diri


Setiap kali berhasil menemukan jawaban yang tepat, anak merasakan kepuasan batin yang membangkitkan rasa percaya diri. Momen-momen kecil tersebut mengikis anggapan bahwa matematika itu sulit dan menakutkan. Rasa percaya diri yang tumbuh membuat anak selalu penasaran untuk menyelesaikan tantangan soal berikutnya.


Keunggulan Kurikulum dan Lingkungan Belajar Anak di Math Champs by Ruangguru


Math Champs by Ruangguru merancang program bimbingan yang memadukan keamanan psikologis anak dengan standar kualitas pengajaran tinggi. Dengan berbagai fasilitas dan kurikulum terbaik, Math Champs menjadi rekomendasi les sempoa terbaik untuk anak. Berikut adalah beberapa faktor yang membuat suasana belajar di Math Champs begitu disukai anak-anak.


Kurikulum Interaktif yang Menggabungkan Metode Sempoa Fisik dan Mental Aritmetika


Materi pembelajaran disusun berjenjang untuk melatih koordinasi fisik jemari serta kemampuan bayangan visual di pikiran. Penataan level yang rapi memastikan anak dapat berkembang secara optimal tanpa merasa terbeban. Pembelajaran terstruktur memberikan pijakan dasar akademis yang sangat kokoh bagi anak.


Pengajar yang Menguasai Pendekatan Psikologi Anak Usia Dini


Seluruh mentor dibekali keahlian khusus untuk merangkul dan memahami kondisi emosional anak selama jam kelas berlangsung. Suasana pengajaran yang hangat dan komunikatif membuat anak merasa didengar serta dihargai. Sikap mentor yang bersahabat menjadikan ruang kelas sebagai tempat belajar yang selalu dirindukan.


Fleksibilitas Pilihan Sesi Belajar 


Pilihan waktu belajar tersedia dalam berbagai slot jam yang bisa diselaraskan dengan jadwal istirahat atau aktivitas anak lainnya. Ruang belajar yang adaptif membuat anak tetap datang ke kelas dengan kondisi energi yang segar dan bersemangat. Rutinitas harian anak tetap seimbang tanpa mengganggu waktu bermain mereka.


Ketersediaan Modul Cetak Berkualitas 


Setiap peserta didik dibekali paket buku latihan penuh warna dan alat sempoa fisik yang nyaman di genggaman tangan anak. Desain materi yang atraktif menjaga antusiasme anak agar tidak gampang bosan saat mengulang materi di rumah. Fasilitas yang lengkap membuat setiap sesi bimbingan terasa menyenangkan.


Manfaat Nyata Math Champs Dalam Membimbing Anak Menyukai Berhitung


Math Champs by Ruangguru berkomitmen penuh untuk mendampingi setiap anak agar tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri saat bertemu soal matematika. Berbagai nilai tambah dan perubahan positif yang dirasakan siswa selama mengikuti kelas dapat dilihat berikut ini.


Pendampingan Kelas yang Menyesuaikan Kecepatan Belajar Setiap Anak


Pengajar memahami bahwa setiap anak memiliki ritme dan waktu yang berbeda untuk mencerna sebuah materi baru. Bimbingan diberikan secara personal agar anak yang butuh waktu lebih bisa belajar tanpa merasa terburu-buru. Fleksibilitas pendampingan menjaga motivasi belajar anak tetap stabil dan menyenangkan.


Penggunaan Buku Modul Penuh Warna


Lembar latihan dirancang secara kreatif menggunakan karakter visual yang lucu agar kegiatan berhitung terasa seperti membaca buku cerita. Tampilan fisik yang Segar mengikis kesan kaku dan membosankan dari lembar soal matematika pada umumnya. Buku modul yang menarik mendorong minat anak untuk berlatih secara mandiri di rumah.


Penyelingan Aktivitas Permainan Otak untuk Menjaga Antusiasme Belajar


Di sela-sela latihan hitungan, pengajar selalu mengajak anak melakukan permainan logika singkat yang seru. Aktivitas selingan berguna untuk menyegarkan kembali fokus dan pikiran anak agar tidak merasa jenuh. Kelas yang dinamis membuat durasi belajar terasa berlalu dengan sangat cepat.


Pelaporan Grafik Perkembangan Anak yang Transparan Bagi Orang Tua


Catatan pencapaian nilai serta perkembangan ketelitian anak dirangkum secara rapi seusai penyelesaian materi. Orang tua dapat melihat secara jelas bagaimana rasa percaya diri dan kelancaran berhitung anak meningkat dari waktu ke waktu. Keterbukaan informasi memudahkan sinergi pendampingan belajar di rumah.


Pembentukan Sikap Positif Terhadap Seluruh Mata Pelajaran


Rasa suka pada matematika yang terbentuk dari kelas sempoa akan terbawa saat anak mempelajari sains dan logika lanjut. Anak tidak lagi merasa alergi atau cemas ketika berhadapan dengan soal-soal hitungan di sekolah. Kemudahan mencerna materi eksakta membantu grafik prestasi belajar anak tetap cemerlang.


Bebaskan Buah Hati Dari Takut Matematika dan Jadikan Berhitung Aktivitas Favoritnya!

 



Jangan biarkan rasa cemas menghalangi senyum dan potensi terbaik sang buah hati saat mempelajari matematika. Saatnya menghadirkan pengalaman belajar sempoa yang seru, ramah, dan terbukti efektif bersama pengajar tepercaya di Math Champs by Ruangguru. Konsultasikan tingkat kemampuan sang buah hati sekarang, informasi lengkapnya bisa dibaca di Rekomendasi Kursus Sempoa Anak!





Es Krim dan Malu

Tidak ada komentar

 

Source: Freepik

Mas Indomaret: “Mau pilih yang mana?”

Adek: “Popcorn aja kalau gitu”

Jawab adek saat berencana membeli es krim dan popcorn pesanan saya.

Sepulang dari Indomaret, mukanya langsung kecut sambil memberikan popcorn rasa pandan manis yang ternyata ada asin-asinnya.

Ibu: “La es krimnya mana?”

Adek: “Uangnya kurang, tadi sama mas Indomaretnya disuruh milih mau ambil apa”

Ibu: “Loh, kan rencanannya memang mau beli es krim, harusnya popcorn gak usah kalau duit kurang”

Adek: “la nanti ibu gimana?”

Mau tak terusin debat tapi kasian wkwkwk…

Obrolan itu akhirnya berakhir dengan kompensasi, saya harus balik ke Indomaret buat beli es krim. Sambil menunggu habis magrib, kita makan popcorn bareng sambil ngobrol.

Ibu: “Kenapa kamu gak beli balik lagi sendiri dek?”

Adek: “Ya kan malu”

Ibu: “Kenapa malu, kan kamu beli, bukan nyuri”

Nada saya agak tinggi lebih karena saya malas ke Indomaret hehehe…

Adek: “Kan tadi duitnya kurang, jadi balik lagi malu, ibuk pernah gak gitu waktu kecil?”

Yah… ni bocah nyari temen. Great move bro!

Ibu: “Iya sih pernah, dan malu, cuma gak nyusahin orang lain juga buat bolak balik”

Adek: “Ngapain bolak balik?”

Ibu: “Ya kan pergi ke Indomaret terus balik lagi pulang, masak pergi gak balik lagi?”

Debat saya disambut tawa berdua. Tapi yang akhirnya membuat saya diam sambil agak terharu adalah kata-kata pamungkas si bocah.

Adek: “Kan ibuk bukan orang lain…”

Baca Juga: Mondok dan Teman

Pada akhirnya saya nyerah juga buat beli es krim. Hah… yasudah kali ini 1-0 buat Adek.

            Momen memalukan saya kira pasti terjadi pada setiap orang, di fase manapun. Tapi kerap kali kita abai bahwa malu adalah reaksi wajar atas perilaku yang bisa jadi tidak bisa kita kontrol. Mungkin bisa dicegah, tapi hasilnya kadang sulit ditebak.

            Obrolan saya dengan anak 8 tahun itu membuat saya berpikir lagi. Malu terkadang membuat orang trauma. Ia tidak punya keberanian lagi untuk melakukan hal yang sama di masa mendatang, hanya karena takut kejadian serupa terulang. Padahal, jika sudah tahu sebabnya, kita bisa mencegahnya. Tapi, tentu ini adalah usaha agar malu yang sama tidak terulang. Meskipun kemungkinan muncul malu yang baru juga bisa saja terjadi.

            Lantas, bagaimana orang tua menanggapi rasa malu sang anak?

Dari penggalan cerita di atas, awalnya saya menyangka anak saya merespon itu dengan buruk. Dia lebih mementingkan rasa malunya ketimbang solusi yang bisa menyelesaikan masalah. Tapi ternyata saya salah. Dia lebih cerdik dari yang saya kira.  

        Pertama, dia ceritakan dulu momen itu dengan jelas kepada saya. Artinya, saya diajak buat merasakan pengalaman yang telah dia lewati meskipun dengan muka masam. Kedua, dia meminta bantuan untuk menyelesaikan masalah. Gak secara langsung, tapi lewat negoisasi tingkat tinggi. Pertanyaan “Ibu pernah gak merasa malu” adalah hasil nego alus pertama yang berhasil menembus pertahanan saya sebagai ibu yang malas keluar malam-malam hehehe…

Baca Juga: Backpain dan Olahraga untuk Ibu Rumah Tangga

            Si Adek sedang membuka memori saya, bahwa saat kecil, merasakan momen malu itu hal biasa, dan boleh. Langkah itu berhasil. Pada akhirnya saya yang harus melawan rasa malas karena harus ganti baju endebra endebre untuk membeli es krim matcha strawberry yang dia incer sedari tadi.

            Hasilnya, dia senang mendapat es krim ‘rasa baru’, sedangkan saya senang melihatnya bahagia dengan cone warna hijau itu. Problem solves, case closed. Kamu pernah malu karena apa bu?

           



           


Mondok dan Teman

4 komentar



Adek: "Buk mas sudah punya teman belum?"

Ibuk: "Ya masih adaptasi dek, mungkin belum kan masih sehari"

Adek: "Ini sudah 2 hari lo buk"

Ibuk: "Ya namnya juga proses"

Adek: "Kayaknya mas belum punya temen, agak susah itu buk"

        Saya pun tertawa ngakak menanggapi kesimpulan lucu nan jumawa dari sang adek. Obrolan itu muncul sesaat setelah saya dan adek melihat video kiriman pondok tentang kegiatan santri hari itu. Video berdurasi tak lebih 2 menit itu sudah bisa membuat si adek mengambil kesimpulan bahwa kakaknya, tidak memiliki teman.

        Kesimpulan itu diambil saat dia melihat sang kakak berada di baris belakang. Seolah sendiri, tidak punya teman ngobrol. Posisi di pojokan dan tidak sedang berinteraksi itulah yang membuat adek mengambil hipotesa awal ‘mas gak punya teman’.

Baca Juga: Back Pain dan Olahraga untuk Ibu Rumah Tangga

        Saya tidak heran melihat tingkah lucu itu, soalnya si adek boleh dibilang anak extrovert. Berulang kali saya memergoki dia mendapat teman baru di lokasi berbeda tiap kita keluar bareng. Playground salah satunya. Masnya juga mengamati hal tersebut. Adek selalu punya cerita baru dengan nama baru yang didapat dari pertemanan yang singkat di playground atau tempat umum lainnya.

Adek: “Namanya Ira buk”

Katanya sambal menunjuk anak yang baru saja bermain di salah satu taman bermain.

Ibuk: “Oh, baru kenalan?”

Tanyaku seolah antusias dengan perilaku yang wajar itu

Adek: “iya”

Ibuk: “Kok bisa?”

Adek: “Tadi maen, dia suka itu, aku juga suka, terus tak tanyain namanya”

Ibuk: “Sekolah dimana?”

Adik: “Nah itu yang gak tahu” sambal cengengesan.

Sebelumnya si mas juga notice kalau adeknya sudah ngobrol dengan anak baru di playground.

Mas: “Lihat tu buk, adek udah dapet teman baru aja, padahal baru sebentar”

Ibuk: “Ya bagus to”

Mas: “Ya gak secepat itu kan harusnya”

Ibuk: Ngakak.....

Dua anak beda kepribadian.

        Si Adek, Inara adalah anak kedua saya. Dari kecil, setiap pulang sekolah pertanyaan pertama selalu tentang teman sekolah, bermain dengan siapa atau keseruan di tempatnya belajar. Hal serupa juga tak lakukan dengan kakaknya, Zafran. Tapi ternyata dengan treatmen yang sama, hasilnya jauh berbeda.

Baca Juga: Solitaire.org, Game Lawas yang Bikin Pengen Balik ke Masa Lalu

        Zafran, membutuhkan waktu yang cukup lama untuk beradaptasi di lingkungan baru. Kemampuan ‘grapyak’nya tidak secepat adiknya, Inara. Sementara si kecil, punya kecenderungan lebih ramah dengan orang dan lingkungan baru. Setiap hari, ada saja teman yang memanggilnya untuk bermain, bahkan sampai larut malam.

        Sebagai ibu, mengamati tumbuh kembang anak itu menyenangkan. Seringkali kita atau saya saja barangkali, berusaha menjadi ibu yang sempurna. Mempraktekkan segala yang ada di teori parenting, belajar banyak hal tentang berkomunikasi dengan anak, memberi contoh yang baik, tapi respon anak tidak sesuai dengan espektasi awal.

      Dua anak saya memang telah dan sedang mengalami kondisi yang berbeda dari kebanyakan keluarga normal. Tapi, sebagai ibu, saya terus memastikan mereka tumbuh dengan baik. Dipenuhi kasih sayang, dan selalu punya tempat pulang, selepas lelah di luar sana.

        Anak-anak sudah mulai beranjak remaja. Kakaknya, kini mengenyam pendidikan tingkat pertama di pondok Tebuireng Jombang. Sedangkan adiknya masih kelas 3 SD. Meskipun berpisah jarak, keduanya masih menanyakan satu sama lain pas waktunya telpon rutin tiap minggu.

       Bersenang-senanglah nak, waktu masih panjang. Kita nikmati hari-hari yang diberikan Allah dengan senang belajar, apapun dan dimanapun. Semoga Allah selalu melindungimu nak, kita sama-sama berjuang ya, mencintai ilmu.

Ibu-ibu punya cerita serupa?

 


 

Seller Wajib Tahu: Cara Hitung Ongkir Biar Nggak Rugi

Tidak ada komentar



Dalam dunia bisnis online, seringkali perhatian utama kita hanya tertuju pada angka penjualan dan strategi pemasaran. Namun, ada satu variabel yang jika diabaikan bisa menjadi "lubang bocor", yaitu biaya operasional logistik. Banyak seller pemula hingga menengah yang merasa penjualannya laris manis, namun saat dihitung di akhir bulan, keuntungan bersihnya justru sangat tipis. Ternyata, salah satu penyebab utamanya adalah ketidaktelitian dalam menghitung estimasi biaya kirim dan memilih mitra ekspedisi yang tepat.

Menghitung ongkir bukan sekadar menjumlahkan angka yang muncul di aplikasi. Sebagai pelaku bisnis yang cerdas, Anda harus memahami dinamika biaya logistik agar tidak rugi. Dengan strategi perhitungan yang tepat, Anda bisa menjaga profit tetap maksimal sekaligus memberikan harga terbaik bagi pelanggan.

Faktor Utama yang Sering Membuat Seller Rugi Ongkir

Seringkali selisih biaya ongkir terjadi bukan karena sistem yang salah, melainkan karena kurangnya pemahaman seller terhadap aturan main di dunia ekspedisi. Berikut adalah faktor-faktor krusial yang wajib diperhatikan agar tidak mengalami kerugian:

Kesalahan Perhitungan Berat Volumetrik Paket

Banyak penjual hanya berfokus pada berat timbangan barang, padahal paket yang berukuran besar namun ringan akan dihitung berdasarkan dimensinya. Hal ini sangat sering terjadi jika tidak melakukan perbandingan berat asli vs volume kiriman.

Biaya Tambahan untuk Packing dan Asuransi

Bahan pelindung seperti kardus tebal, kayu, atau bubble wrap yang berlebih tidak hanya menambah dimensi, tetapi juga menambah berat total paket Anda. Selain itu, menyertakan biaya asuransi sangatlah penting untuk barang bernilai tinggi guna menghindari kerugian jika terjadi kerusakan saat pengiriman. Selalu gunakan fitur cek ongkir secara rutin supaya memiliki gambaran total biaya yang harus ditagihkan kepada pelanggan secara transparan tanpa ada biaya tersembunyi.

Tidak Memperhatikan Zona Pengiriman Ekspedisi

Sistem logistik di Indonesia memiliki klasifikasi zona yang sangat beragam, di mana pengiriman ke area kabupaten terpencil bisa berkali-kali lipat lebih mahal dibanding pengiriman antarkota besar. Memahami zona pengiriman ini sangat penting agar Anda tidak memberikan tarif rata-rata yang justru merugikan saat pesanan datang dari wilayah pelosok. Membandingkan tarif membantu memetakan kurir mana yang paling efisien untuk zona pengiriman tertentu berdasarkan data terbaru di lapangan.

Mengabaikan Risiko Biaya Retur atau Gagal Kirim

Masalah seperti alamat pelanggan yang tidak ditemukan atau penolakan paket COD seringkali mengakibatkan barang harus dikembalikan ke gudang seller. Biaya pengembalian ini jika tidak diperhitungkan dalam margin risiko bisnis bisa menjadi beban finansial yang cukup terasa di akhir bulan. Pastikan Anda sudah menghitung potensi risiko ini dengan memantau tarif balik melalui pengecekan manual di setiap vendor ekspedisi yang Anda gunakan.

Selisih Pembulatan Berat yang Berbeda Tiap Kurir

Aturan mengenai toleransi berat sangat bervariasi antar ekspedisi; ada yang membulatkan 1,3 kg menjadi 1 kg, namun ada juga yang sangat ketat di angka 1,2 kg. Ketidaktahuan akan aturan pembulatan ini sering membuat seller kaget saat diminta membayar tarif 2 kg untuk barang yang menurut mereka masih masuk kategori 1 kg. Memahami aturan main tiap kurir memungkinkan menentukan ekspedisi mana yang paling efisien untuk berat paket tertentu yang sering dikirim.

Strategi Optimasi Logistik untuk Brand Menengah

Bagi bisnis yang sedang berkembang menuju brand besar, efisiensi logistik adalah kunci untuk memenangkan persaingan harga di pasar tanpa harus mengorbankan kualitas layanan.

Memilih Kurir Berdasarkan Performa Per Wilayah

Setiap daerah biasanya memiliki ekspedisi "juara" yang pengirimannya jauh lebih lancar, aman, dan murah dibandingkan kompetitornya karena penguasaan medan yang lebih baik. Gunakan fitur cek ongkir secara khusus untuk kiriman ke area luar pulau yang jangkauannya sulit ditembus oleh kurir swasta dengan harga ekonomis. Dengan memilih kurir yang tepat per wilayah, Anda meminimalisir komplain pelanggan terkait barang yang terlambat sampai.

Diversifikasi Ekspedisi untuk Keamanan Pengiriman

Sangat berisiko jika bisnis hanya bergantung pada satu ekspedisi pengiriman saja, terutama saat terjadi lonjakan pengiriman di musim belanja. Memiliki beberapa opsi pengiriman akan menjadi "penyelamat" bisnis saat salah satu ekspedisi mengalami kendala operasional yang tidak terduga. 

Analisis Data Ongkir untuk Kebijakan Subsidi

Sebagai pengelola brand, memberikan subsidi ongkir (seperti potongan harga kirim tertentu) adalah strategi pemasaran yang jauh lebih efektif dibanding diskon harga barang yang bisa merusak nilai produk. Lakukan riset mendalam melalui fitur cek ongkir untuk menentukan ambang batas subsidi yang paling aman dan masuk akal bagi keuangan bisnis. Data yang akurat akan membantu menghitung berapa banyak peningkatan volume penjualan yang dibutuhkan untuk menutup biaya subsidi tersebut.

Membangun Kerja Sama dengan Agen Terdekat

Menjadi pelanggan tetap atau mitra corporate di satu agen ekspedisi terpercaya bisa memberikan banyak keuntungan, seperti prioritas input resi dan penjemputan paket tanpa tambahan biaya. Keuntungan-keuntungan kecil ini jika dikumpulkan akan memangkas biaya operasional harian yang cukup besar dalam jangka panjang. Hubungan baik dengan agen juga memudahkan Anda dalam mengurus klaim asuransi jika terjadi kendala pada paket pelanggan di kemudian hari.

Penggunaan Teknologi Dashboard Pengiriman Terpadu

Mengelola logistik secara manual sangat rawan kesalahan manusia (human error) yang berujung pada kerugian finansial. Menggunakan platform yang menyediakan manajemen pengiriman dalam satu pintu akan membantu Anda memantau seluruh pengeluaran logistik bulanan secara otomatis dan rapi. Dengan laporan data yang transparan, Anda bisa melakukan evaluasi mendalam mengenai biaya kirim dan menemukan area mana saja yang masih bisa dioptimalkan efisiensinya.

Edukasi Pelanggan Mengenai Pilihan Ekspedisi

Penting untuk memberikan pemahaman kepada pembeli bahwa setiap pilihan kurir memiliki konsekuensi harga, keamanan, dan durasi pengiriman yang berbeda-beda. Hal ini sangat efektif untuk mencegah komplain di masa mendatang karena pembeli merasa dilibatkan dalam pengambilan keputusan pengiriman barang mereka sendiri. Transparansi mengenai kelebihan dan kekurangan tiap kurir akan meningkatkan nilai profesionalisme dan tingkat kepercayaan pelanggan terhadap brand Anda.

Bagaimana Cara Cek Ongkir KiriminAja?

Untuk cek Ongkir di KiriminAja, Seller online cukup mengeceknya lewat smartphone masing masing. Terdapat dua cara untuk melakukan cek ongkir, yaitu cek ongkir di website KiriminAja ataupun via aplikasi. Berikut ini adalah simulasi cek ongkir di KiriminAja.

Cek Ongkir  via KiriminAja

1.      Anda bisa langsung mengetik kata kunci di kolom pencarian mesin pencari seperti google, misalnya “Cek Ongkir JNE KiriminAja”


2.                  Setelah Anda menekan “enter”, akan muncul halaman cek ongkir KiriminAja, Anda bisa “click” Halaman Tersebut


3.                  Anda akan dialihkan ke halaman cek ongkir, Anda bisa mengisi berbagai informasi seperti alamat pengirim dan alamat penerima, berat paket hingga volume. Setelah semua informasi terisi, Anda bisa langsung click “Cek Ongkir”



4.                  Setelah click “Cek Ongkir” secara otomatis akan muncul informasi mengenai berbagai paket atau pilihan, misalnya cek ongkir J&T beserta diskon dari KiriminAja.


5.                  Anda bisa langsung memilih ongkir sesuai dengan kebutuhan.

Cek Ongkir Via Aplikasi KiriminAja, Bagaimana Cara Daftarnya?


Dengan mengurus semua kebutuhan pengiriman secara efisien termasuk ongkir, kirim barang di KiriminAja membantu seller untuk lebih fokus pada hal-hal penting lainnya dalam pengembangan bisnis. Dengan mengikuti langkah-langkah ini, kamu bisa langsung menikmati layanan pengiriman yang fleksibel dan mendukung bisnis online supaya makin lancar. Yuk, simak caranya!

Buka Aplikasi KiriminAja

Pertama, pastikan kamu sudah mengunduh dan menginstal aplikasi KiriminAja di HP melalui Google Play Store atau App Store. Setelah aplikasi terpasang, buka dan cari tombol "Daftar" di halaman utama. Klik tombol tersebut untuk memulai proses registrasi. Pastikan koneksi internet kamu stabil supaya prosesnya berjalan lancar dan tanpa hambatan.

Lakukan Pendaftaran

Setelah masuk ke halaman pendaftaran, isi semua data yang diperlukan dengan benar. Masukkan nama lengkap, nomor HP yang aktif, alamat email, dan alamat pengambilan paket. Pastikan data yang kamu masukkan akurat, karena informasi ini akan digunakan untuk memproses pesanan dan pengiriman barangmu.

Tambahkan Detail Bisnis (Jika Ada)

Kalau kamu punya bisnis online, tambahkan detail usaha seperti jenis produk yang dijual, jumlah pengiriman per hari, dan kebutuhan logistik lainnya. Informasi ini akan membantu KiriminAja merekomendasikan ekspedisi terbaik yang sesuai dengan kebutuhan pengirimanmu.

Verifikasi Akun Lewat Email

Setelah formulir selesai diisi, KiriminAja akan mengirimkan email verifikasi ke alamat yang sudah kamu daftarkan. Segera buka aplikasi email di HP, cari pesan dari KiriminAja, lalu klik tautan verifikasi yang ada di dalamnya. Kalau email nggak muncul di kotak masuk, coba cek folder spam atau promosi.

Hubungkan Rekening untuk Layanan COD

Buat yang ingin memanfaatkan fitur kirim paket COD, tambahkan informasi rekening bank yang akan digunakan untuk menerima pencairan dana. Dengan integrasi ini kirim paket COD via KiriminAja akan sangat mudah. Selain itu pencairan dana COD bisa dilakukan dengan cepat dan lancar, tanpa perlu khawatir ada keterlambatan.

Mulai Gunakan Layanan Terintegrasi Sekarang

Saat seluruh instruksi di atas terpenuhi, akun Anda sudah terverifikasi dan siap digunakan untuk mendukung aktivitas pengiriman. Sekarang, Anda memiliki akses penuh untuk membandingkan ongkir, memesan armada kurir, serta melacak status paket secara real-time langsung dari perangkat digital Anda. Sederhanakan alur logistik bisnis Anda mulai hari ini bersama KiriminAja agar segalanya menjadi jauh lebih mudah dan terkendali. Sistem dan ekosistem di KiriminAja lahir dari pemahaman mendalam terhadap kerumitan operasional yang sering dialami para pengusaha digital di lapangan. 

Maka dari itu, menjadi bagian dari platform ini berarti Anda sedang membangun kolaborasi dengan pendamping bisnis yang andal dan terpercaya. Singkirkan kekhawatiran mengenai keterlambatan kurir atau manajemen pengiriman yang dapat mengganggu fokus penjualan Anda. Jika Anda ingin memiliki partner usaha yang senantiasa peduli dan siap memberikan dukungan penuh, mungkin ini momen yang tepat untuk mengenal KiriminAja lebih dekat.

Lebih jelasnya simak video tutorialnya di bawah ini.

Back Pain dan Olahraga untuk Ibu Rumah Tangga

Tidak ada komentar


Beberapa bulan lalu, punggung saya sakit luar biasa. Kaki sebelah kanan sering geringgingan tau kesemutan, bahkan baal atau mati rasa. 

Ini berlangsung selama sebulan dan sangat mengganggu aktivitas harian saya.  

Usut punya usut, saya terlalu sering duduk di depan laptop dengan posisi yang salah, kurang minum, dan males gerak.

Long story short saya ke puskesmas untuk periksa ada apa gerangan dengan punggung dan kaki saya. Setelah bercerita tentang aktivitas harian dan beberapa trade record penyakit yang pernah saya idap, dokter memberikan resep dan beberapa saran.

Diagnosa sementara, ada saraf yang gak beres di punggung saya, terutama di bagian tulang duduk. Rasanya sakit luar biasa saat posisi rukuk, sujud atau beranjak dari duduk. 

Dokterpun memberikan obat penghilang rasa sakit, obat syaraf dan beberapa vitamin tulang, sembari menyarankan saya untuk olah raga.

Ah membayangkan saja sudah sulit. Bagaimana bisa olahraga sementara pekerjaan rumah dan kantor seperti tumpang tindih gak ada jeda.

Olahraga apa gerangan yang cocok buat buibu macam saya yang gak pernah secara khusus meluangkan waktu untuk olahraga.

Saya pikir, beberes rumah dan 'lifting' jemuran udah cukup membuat badan 'bergerak'. Ternyata anggapan itu salah.

Setelah mencari referensi olahraga yang cocok dengan gaya dan waktu emak-emak seperti saya. pilihan jatuh di olahraga jalan santai.

Bener-bener cuma jalan aja, tapi luangkan waktu min 30 menit untuk 'khusyuk' melakukan itu.

Jalan Santai

Pilihan ini saya pikir masuk akal. Selain mudah, gratis menjadi pertimbangan kedua yang pas untuk saya.

Jalan santaipun akhirnya 'terpaksa' saya lakukan. Kebetulan dekat sekolah anak pertama saya ada jogging track yang lumayan oke untuk olahraga ringan. 

Ya meskipun masih banyak kendaraaan lalu lalang menuju bandara, tapi cukup paslah untuk pemula seperti saya.

Dengan berbekal arahan mbah googgle, saya mulai olahraga jalan setelah menjalankan tugas negara sebagai ojek 2 bocah ke sekolah.

Awalnya sambil meringis kesakitan menahan nyeri di pinggang, saya nekat terus lanjut sampai beberapa putaran tanpa alas kaki alias grounding.

Cara ini menurut beberapa sumber bagus untuk melancarkan peredaran darah dan melenturkan otot.

Dengan durasi 30 menitan per hari, saya mulai merasakan dampak yang signifikan pada tubuh.

Nyeri punggung perlahan sembuh, badan lebih fit, mood lebih oke dan tak kalah penting, muka saya kayak lebih muda aja hihihi...

Kurang lebih 3 bulan saya menjalani olahraga jalan santai ini. Sesekali, setelah nyeri berkurang, saya kombinasikan dengan lari kecil.

Tak berasa, ternyata olahraga itu nagih. Pernah beberapa kali absen karena keriwehan pekerjaan rumah, badan berasa sakit semua.

Dan kamu tahu bu? nyeri pinggang saya sembuh tanpa pain killer. Saya hanya konsumsi vitamin D3 1000IU untuk saat ini.

Alhamdulillah... Yuk mulai olahraga. Murah meriah, hasilnya mewah.  

Solitaire.org, Game Lawas yang Bikin Balik ke Masa Lalu, Nagih!

16 komentar

Kapan pertama kali main game? Saya waktu SMA. Permainan menyusun kartu di Personal Computer (PC) Windows 7. Monitor tabung dengan Processor (CPU) segede gaban.

Game menyusun kartu ini bernama Solitaire. Tentu tidak asing buat kalian generasi 90-an. Game ini merupakan program default dari Windows yang bisa dimainkan tanpa akses internet.

Barangkali ini yang bikin Solitaire sangat populer saat itu. Tampilan game yang sederhana dan mudah dimainkan bahkan untuk pemula. Mulai anak-anak sampai dewasa, ketagihan main game ini. 

Permainannya gak ribet, hanya mengurutkan kartu dari AS ke King. Tapi jangan salah, meskipun nampak mudah, game Solitaire sukses mengasah otak dan bikin candu. 

Baca juga: Hoala & Koala Hidupkan Kembali Lagu Anak Indonesia

Saya bahkan sempat curi-curi waktu main game ini saat pelajaran komputer di sekolah. Mungkin rasanya mirip dengan main Mobile Legend anak sekarang ya bun. 

Bedanya, kita harus ngadep layar monitor buat main game ini, alih-alih pakai gadget yang bisa dibawa kemana-mana.

Namun, seiring perubahan zaman, Windows tak lagi menyediakan game kartu Solitaire.

Perkembangan teknologi untuk bermain game pun semakin berkembang. Tak hanya perangkatnya, jenis game juga beragam. Dari tingkat kesulitan rendah hingga advance.

Tapi, kabar baiknya, kaum 90-an tak perlu khawatir kalau ingin bernostalgia main game menyusun kartu legendaris ini. Sekarang, game Solitaire bisa dimainkan dengan cara online tanpa harus mengunduh aplikasi. 

Baca juga: 4 Cara Mengajari Anak Menyela Pembicaraan

Bagaimana caranya?

Solitaire.org

Untuk bermain game Solitaire ini kamu tidak perlu mengunduh aplikasi. Cukup ketik solitaire.org di browser, kamu bisa langsung akses game kartu sesuka hati.

Mudah bukan?! Mirip sekali dengan game lawas yang pernah saya mainkan saat SMA dulu. Bedanya, solitaire.org harus pakai akses internet.

Sebenarnya, ada beberapa pilihan website untuk bermain solitaire. Jika kamu mengetik solitaire di browser, maka akan muncul berbagai macam website penyedia game kartu ini.

Lantas, kenapa memilih Solitaire.org?

Baca Juga: Tips Membagi Waktu Ala Ibu Rumah Tangga

1. Tampilan sederhana

Game ini dibuat dengan tampilan sederhana. Bentuknya sama persis dengan game lawas yang saya mainkan 20 tahun lalu.

Tak banyak tombol menu. Hanya jenis kartu, dan pilihan jenis permainan lainnya.

2. Tidak ada iklan

Berbeda dengan game online yang saat ini banyak dimainkan generasi Z, Solitaire.org ini bebas iklan. Kamu bisa bermain dengan tenang tanpa diganggu iklan pop up yang tiba-tiba muncul di beranda.

Ini juga bisa membantu konsentrasi saat bermain game (perlu banget buat ibu-ibu yang seringkali kegocek iklan diskon)

3. Video tutorial

Buat kamu generasi 90-an, sepertinya mayoritas sudah ibu-ibu atau bapak-bapak, jika ingin memulai bermain game kartu ini lagi tidak perlu khawatir.

Baca Juga: Pengalaman Vaksin Lengkap Sinovac

Ada video tutorial untuk mengingatkan kembali cara bermain Solitaire. Selain bentuk video, solitaire.org juga menyediakan tutorial dalam bentuk tulisan. Kamu bisa membacanya jika mendadak amnesia di pertengahan game (percayalah, ini terjadi pada saya)

4. Gratis

Selain tidak perlu download aplikasi, Solitaire.org juga bisa diakses cuma-cuma alias gratis. Kamu tak perlu membayar untuk upgrade level. Tinggal menang di tingkat yang sedang dimainkan, kamu bisa langsung main ke tahap berikutnya.

Jenis Game di Solitaire.org?

Solitaire.org tidak hanya menyediakan game kartu saja. Tapi ada beberapa game lawas lain. Seperti mahjong, hidden object, Word, logic puzzle, bahkan zuma.

Kamu bisa memilih seri yang lain di tiap menu di atas. Seperti ada 7 jenis game Solitaire yang bisa kamu mainkan. Contohnya, Classic, Klondike, Spider, FreeCell, Pyramid, Tripeaks dan Golf.

Baca juga: Kriuknya Bebek Goreng Haji Slamet Juanda

Saya lebih menyukai jenis Solitaire classic. 

Jenis ini lebih mudah dimainkan. Cukup dengan mengurutkan kartu dari As ke King. 

Tujuan permainan ini adalah menumpuk kartu menjadi urutan. Susunannya didasarkan pada jenis dan pangkat. Misalnya, kartu akan ditumpuk K, Q, J, 10, 9, 8, 7, 6, 5, 4, 3, 2, A tanpa campuran.

Terlihat mudah bukan? Tapi cobalah, saya sendiri hanya bisa menang 1 kali permainan dari 10 kali percobaan dengan puluhan tombol undo.

Baca juga: Menyiapkan Dana Pendidikan

Tapi perlu waspada, game ini sungguh candu, saat tak bisa menyelesaikan satu permainan dan dengan terpaksa menekan tombol ‘new’, percayalah, itu akan menjadi tombol kesepuluh yang akan diklik.

Apalagi kalo berhasil menjadi pemenang di permainan Solitaire classic ini, bisa kali seharian gak mikir kerjaan dan cucian menumpuk.

Selain Solitaire classic, saya menyukai beberapa game lawas yang disediakan Solitaire.org. Sila klik namnya untuk mulai bermain.

1. China mahjong

Game ini cukup mudah dimainkan saat gabut. Cuma mencocokkan gambar yang sama. Tapi akan lebih menantang saat gambar yang ditemukan masih terhimpit dengan batu (tile) lain, sehingga butuh trik tersendiri agar mahjong bisa selesai tanpa pencet tombol bantuan.

2. Daily letter logic

Permainan ini mirip Teka-Teki Silang (TTS) yang dulu bisa dinikmati dengan format cetak. Seperti Buku TTS dengan gambar artis di sampulnya, rubrik koran harian, atau di buku LKS waktu saya SD. Jadi, tak terlalu sulit menyelesaikannya.

Baca juga: Review Swiss-Belinn Hotel Malang

Bedanya, Daily Letter Logic ini bukan menjawab pertanyaan, tapi memasangkan kata yang tersedia ke dalam kotak hitam putih. Tak perlu menulis manual. Cukup klik kata yang sesuai, jawaban akan otomatis masuk dalam kotak yang disediakan.

3. Zuma

Pasti sudah sangat familiar dengan game ini. Bahkan meme tentang game legendaris ini seringkali muncul di media sosial. Game ini kerapkali dikaitkan dengan acara mengisi ‘waktu luang’ para pekerja pemerintahan.

Untuk memainkannya cukup mudah. Tinggal mencocokkan bola yang dilempar dari mulut ular atau naga, dengan warna bola yang sedang bergerak mengikuti rel. Semakin tinggi level, bentuk rel akan semakin rumit.

Sayang, tak ada gading yang tak retak. Solitaire.org juga punya kelemahan. Untuk memainkan game yang ada di Solitaire.org, kamu harus punya akses internet yang mumpuni. Jika tidak, kamu harus menunggu beberapa menit agar game terbuka dengan sempurna.

Baca juga: Tips Berkunjung ke Eco Green Park Malang

Selain itu, game ini juga bikin candu. Niatnya sih iseng buat refreshing saat penat bekerja, taunya kebablasan sampai beberapa jam.

So, sepertinya akan lebih baik jika game ini punya pengingat waktu pemakaian. Jadi, para pengguna bisa menggunakan waktu bermain dengan efektif.

Misalnya, akan muncul pop up peringatan untuk istirahat dari bermain game, saat kamu sudah bermain selama 1 jam dan kelipatannya. Ini sangat membantu pengguna game untuk dapat membagi waktunya dengan baik.

Tunggu apa lagi, yuk main! klik tautan di bawah ini

Solitaire.org

Cobain deh, berasa muda lagi. Memori remaja bakal muncul sembari berharap setelah selesai bermain, kamu cuma akan mikirin besok kerja kelompok mau kerumah siapa. 

Selamat mencoba :-)