#ayohijrah bersama bank muamalat indonesia, halal dan berkah

by - Mei 02, 2019



“Pak, cicilan KPR sudah di transfer hari ini?!
”Sudah"
“Tinggal berapa ya cicilanya?”
“Belum ngecek sih. Dulu waktu akad katanya 3 atau 4 tahun cicilan masih bayar bunganya aja”
“MasyaAllah...”

Andainya dulu kita gak gegabah untuk ambil KPR di bank konventional, mungkin percakapan diatas gak bakal ada. Sayangnya, obrolan itu nyata saat ini. cicilan KPR baru akan selesai 10 tahun lagi. Dengan bunga yang bergerak naik tiap tahun. tapi mau bagaimana lagi. Jalan satu-satunya ya dihadapi. Bagaimanapun caranya.

Dulu, setelah menikah, saya memang bertekad untuk tinggal sendiri. Mandiri. Awalnya kami berdua nge kos di daerah dekat kantor sambil mencari perumahan yang mungkin cocok untuk pasangan muda. Cocok lokasi plus dana. Kata orang, nyari rumah itu emang hoki-hokian. Kalau lagi hoki, sekali ketemu, bisa langsung setuju. Kalau tidak, berapa kalipun nyari, tetap saja ada halangan. Mulai finansial, sampai lingkungan sekitar.

Mungkin hari itu, kami lagi hoki. Ketemu perumahan yang cukup dekat dengan kantor suami. Tanpa piker panjang, kamipun mengajukan kredit perumahan. Selain harganya cocok di kantong, lingkungan perumahan tergolong aman, dan jauh dari keramaian.

Setelah semua berkas selesai diproses, kamipun resmi menjadi pemilik rumah baru tersebut. Dengan bunga non flat, kami mengiyakan akad kredit dari salah satu bank konventional. Lambat laun, bunga KPR naik sesuai BI rate. Otomatis, cicilan juga naik.

Suatu hari saya berinisiatif untuk mengganti bank tempat KPR disetujui. Tujuanya untuk mendapat kredit yang lebih ramah kantong. Ternyata, sama saja. kamipun pasrah meneruskan KPR hingga saat ini. meskipun jalan berliku untuk melunasi cicilan per bulan. Semoga saja bisa melunasi tanpa menunggu batas maksimal kredit.

Kadang saya berpikir kapok sudah nekat beli rumah, tanpa pikir panjang. Tapi suami selalu mengingatkan, apapun yang terjadi hari ini, semua sudah ada jalannya. Maka yang belum terjadi, harus lebih hati-hati. Bismillah, semoga kita bisa menyelesaikan ini pelan-pelan sambil terus belajar menuju yang lebih baik. Hijrah.

Gerakan #Ayohijrah

Kata hijrah memang sedang populer akhir-akhir ini. Pemaknaanya pun semakin luas. Tidak hanya berhubungan dengan beribadah kepada sang Khalik. Tapi juga tentang Hablum minan nas, hubungan dengan manusia. Seperti akad jual beli sampai urusan pengelolaan keuangan.

Nah, untuk urusan pengelolaan keuangan ini, Bank Muamalat meluncurkan program #ayohijrah. Fungsinya tidak hanya sebagai penyedia layanan perbankan syariah saja tapi juga menjadi agen penggerak semangat umat untuk terus meningkatkan diri ke arah ajaran Islam yang baik dan kaffah.

Tujuanya untuk meningkatkan kualitas diri baik secara individu maupun organisasi. Ini dilakukan untuk menyetarakan pertumbuhan nasabah bank syariah agar setara dengan kondisi masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim.

Bank Muamalat Indonesia

Sejak berdiri tahun 1991, Bank Muamalat Indonesia sudah mendapat berbagai penghargaan. Yang terbaru, bank pertama murni syariah di Indonesia ini mendapatkan peringkat 1 satisfaction, Loyalty and engagement award 2019. Ini menjadi bukti bahwa Bank Muamalat sangat konsen kepada nasabah dengan memberikan yang terbaik di bidang pengelolaan keuangan.
Bank Muamalat juga juga tidak menginduk dengan bank lain, sehingga terjaga kemurnian syariahnya. Prinsip-prinsip ekonomi syariah juga dikawal langsung oleh dewan pengawas syariah. Jadi nasabah bisa tetap tenang dalam mennggunakan produk-produk dari bank muamalat.

Fasilitas layanan keuangan bank Muamalat juga lengkap. Seperti mobile banking, internet banking Muamalat, dan jaringan ATM dan kantor cabang higga ke luar negeri. Jadi gak perlu takut untuk bertransaksi dengan Bank Muamalat.

Kelola keuangan tanpa riba

Produk-produk bank muamalat sangat beragam. Kita bisa memilihnya sesuai dengan kebutuhan. Yang terpenting, bebas riba. Tanpa ada bunga tiap bulannya. Bank Muamalat menggunakan sistem bagi hasil sesuai dengan prinsip syariah. Prosentase bagi hasil disepakati kedua belah pihak di awal akad. Berikut produk-produk Bank Muamalat Indonesia:
  1. Tabungan iB Hijrah
  2. Tabungan iB Hijarah dan Umrah
  3. Tabungan iB Hijrah Rencana
  4. Tabungan iB Hijrah Prima
  5. Tabungan iB Hijrah Prima Berhadiah
  6. Deposito iB Hijrah
  7. Giro iB Hijrah
  8. Pembiayaan rumah iB Hijrah Angsuran Super Ringan dan Fix and Fix

Nah ini dia yang dibutuhkan oleh pasangan baru, atau bahkan milenial yang ingin punya rumah sebagai tempat tinggal atau untuk investasi. Pembiayaan rumah iB Hijrah. Semoga, produk ini lekas terlaksana karena masih dalam proses pengajuan regulator (OJK).

Mulai berhijrah

Cukup berat memang meninggalkan apa yang telah dimulai sejak awal. Rumah yang sudah dibeli masih enggan untuk dilepaskan begitu saja. karena perjuangan untuk mendapatkannya pun tak mudah. Meskipun, cicilan per bulan dengan bunga yang naik tiap tahunya membuat kami sebagai keluarga kecil, harus berhitung cermat. Semoga, secara bertahap, kami bisa menyelesaikan ini dengan baik. Belajar terus tentang pengelolaan keuangan dengan halal dan berkah.

Bank Muamalat sudah memberikan pilihan lengkap tentang pengelolaan keuangan. Sudah saatnya memang bergerak untuk memilih bank dengan prinsip syariah. Sesuai dengan tuntunan Islam. Mencari keberkahan untuk kehidupan yang lebih baik. Ayo Hijrah.









You May Also Like

0 comments