Cek Tumbuh Kembang Si Kecil dengan Tummypedia

by - April 17, 2021


Anak kedua saya, Inara sedang dalam masa pertumbuhan. Usianya kini 3 tahun 2 bulan. Aktifnya bukan main. Lari kesana kemari, bermain sesuka hati.

Perkembangan anak kedua saya ini sebenarnya cukup pesat. Berbeda dengan anak pertama saya, Zafran (7). Inara sudah bisa naik sepeda roda 4 sejak usia belum genap 3 tahun. Padahal, kakaknya dulu baru berani naik sepeda di usia 4 tahun lebih.

Senang sih melihat pertumbuhannya yang baik. Tapi tetap saja, ada kekhawatiran terkait dengan kesehatannya. Apalagi dia punya riwayat kejang demam saat memasuki usia satu tahun. Di rumah, saya sedia obat kejang yang diberikan lewat dubur.


Meski sudah punya persiapan, tapi anak balita masih sangat rentan terkena penyakit. Mulai demam, batuk pilek atau diare. Walaupun saya sudah sedia obat sebagai pertolongan pertama, tapi tetap saja, rasa khawatir masih ada.

Terlebih lagi asupan makanan. Si anak suka pilih-pilih makanan. Seringkali, Inara hanya mau menu yang sama. Telur ceplok sama kecap. Gak mau yang lain. Alhasil, saya sering ngalah daripada gak mau makan sama sekali. 

Tapi, si anak bontot ini selalu punya warning kalau tubuhnya sedang bermasalah. Seperti warna feses yang berubah. Biasanya kalau lagi gak enak badan, pup-nya berwarna hijau daun dengan bau menyengat.

Kadang, dibarengi dengan demam atau anaknya bakalan rewel sepanjang hari tanpa alasan yang jelas. Ini jadi alarm dari tubuh Inara bahwa si bocah sedang gak enak badan.

Kalau sudah begini, saya mesti cari tahu apa yang salah sama makanan atau ada bagian tubuh yang sedang tidak baik baik saja.

Nah, untuk observasi awal saya biasanya menggunakan fitur cek pup atau feses di laman Tummypedia.

Apa itu Tummypedia?

Tummypedia adalah website keluaran bebeclub yang memiliki fitur unik untuk mengecek kesehatan si kecil. Sesuai dengan tagline bebelac, Grow Them Great, fitur ini dibuat untuk membantu ibu agar bisa melakukan diagnosa awal tentang kondisi kesehatan anak sebelum melakuan konsultasi ke dokter.


Fitur yang dimiliki antara lain detektor pup dan cek asupan serat dan nutrisi anak. Cara penggunaannya sangat mudah. Ibu cukup mengisi keterangan sesuai kondisi anak dan bisa langsung mengunduh hasilnya. 

Fitur Detektor Pup Tummypedia dari Bebeclub

Fitur ini sangat membantu ibu untuk mengetahui tanda-tanda awal kesehatan si kecil. Apalagi bagi awam seperti saya. Masih suka bingung membedakan warna pup yang normal dengan pup yang bermasalah.

Caranya, hanya dengan memasukkan nama dan usia anak. Lalu, mengirim gambar pup anak. Jika tidak ada, ibu bisa memilih gambar pup meter yang sudah ada. Pilih bentuk pup dan warna sesuai kondisi real anak. Kemudian centang seberapa sering anak pup tiap minggunya.

Setelah itu, kita bisa lihat langsung hasilnya. Kita juga bisa download hasil pup meter tadi untuk melakukan konsultasi ke dokter jika ditemukan masalah pada kesehatan anak.

Saya juga sudah mencobanya lo. Begini hasilnya.

Fitur detektor Pup Tummypedia

Alhamdulillah pencernaan si kecil baik. Pupnya masih dalam kategori normal. Selain memberikan hasil dari pup detektor tadi, Tummypedia juga memberikan keterangan tambahan yang perlu diwaspadai jika anak memiliki pup yang bermasalah.

“Bila tinja bayi/anak ibu berwarna putih, kuning muda atau pucat, berarti harus waspada kemungkinan sumbatan saluran empedu si kecil. jadi harus segera dikonsultasikan ke dokter spesialis anak”

Fitur Cek Asupan dan Nutrisi Anak

Ini fitur yang paling saya suka. Saya bisa mengetahui apakah makanan yang saya berikan setiap hari sudah sesuai dengan kebutuhan asupan hariannya.

Caranya juga mudah. Kita tinggal memasukkan makanan apa saja yang dikonsumsi dalam satu hari. Mulai sarapan, makan siang, makan malam, camilan dan susu jika ada. 

Setelah itu tinggal melihat hasil nutrisi meter yang akan menampilkan kandungan karbohidrat, protein, lemak total dan kalori yang dikonsumsi dalam satu hari. Apakah sudah mencukupi kebutuhan harian anak atau belum.

Hasil yang saya dapatkan ternyata, Inara masuk kategori kurang serat. Kebutuhan serat harian sebesar 16 gram per hari belum bisa dipenuhi oleh makanan yang saya berikan.


Tapi, ibu tidak perlu khawatir, karena Tummypedia juga memberikan rekomendasi makanan kaya serat yang bisa mencukupi kebutuhan serat harian anak.  Antara lain, es pisang coklat, martabak mi, dan makaroni schotel panggang. 


Eits, jangan hawatir cara bikinnya. Karena disana juga sudah ada tutorial membuat kudapan enak dan bergizi ini. Lengkap kan.

Cara Cek Kesehatan Pencernaan Anak di Tummypedia 

Fitur Detektor Pup
  • Buka https://bebeclub.co.id/tummypedia bisa melalui handphone atau laptop
  • Daftar di website tersebut (gratis) 
  • Log in dengan username atau nomor handphone yang sudah terdaftar
  • Klik cek sekarang di fitur detektor pup
  • Isi sesuai kondisi pup anak
  • Download hasilnya
Fitur Cek Serat dan Nutrisi
  • Buka https://bebeclub.co.id/tummypedia bisa melalui handphone atau laptop
  • Daftar di website tersebut (gratis) 
  • Log in dengan username atau nomor handphone yang sudah terdaftar
  • Klik cek sekarang di fitur cek serat dan nutrisi
  • Isi semua pertanyaan yang diberikan
  • Download hasilnya
Hasil cek kesehatan tadi berisi tentang kondisi pup anak dan hasil nutrisi meter. Jika anak mengalami kekurangan serat, Tummypedia akan langsung memberikan rekomendasi menu kaya serat yang bisa dibuat dirumah.

Kompetisi Tummypedia

Nah, setelah mengetahui kondisi kesehatan pencernaan anak, ada yang lebih seru lagi nih. Ibu bisa ikut kompetisi Tummypedia di Instagram atau facebook bebeclub. Berikut caranya.
  • Upload foto ibu saat menggunakan tummypedia
  • Tulis pengalaman yang ibu rasakan saat menggunakan Tummypedia. Bisa tentang fitur detektor pup atau fitur cek nutrisi serat
  • Mention @bebeclub dan 3 orang teman 
  • Pakai hastag #Tummypedia #growthemgreat
Periode kompetisi ini cuma sampai 30 April lo. Buruan deh bu. Bakal ada 5 pemenang mingguan yang berhak mendapatkan voucher belanja sebesar @100 ribu dari Bebeclub. Serunya lagi, ibu bisa ikut lebih dari satu foto untuk mendapatkan kesempatan menang lebih banyak.

Ini  contoh kompetisi Tummypedia yang saya ikuti. Klik di sini @rizqillahzaen 


Mudah bukan. Yuk ikutan. Mumpung masih ada waktu untuk mencoba fitur dari Tummypedia. Selain informasinya lengkap, bisa dapat hadiah pula. Kamu ada pengalaman seru apa bu di Tummypedia. Sharing di kolom komentar yuk... 




You May Also Like

0 comments