6 topik obrolan santai dengan suami (we time)

by - November 18, 2019



Punya waktu berdua saja dengan pasangan membutuhkan usaha lebih. Apalagi jika sudah punya anak. Musti pintar bagi waktu. Ritme kerja suami yang acak adul, pekerjaan rumah tangga yang tak pernah ada habisnya, butuh jeda. Waktu dimana kita hanya berdua. Suami dan istri.

Apalagi saya dengan satu anak batita dan si sulung yang masih mau masuk SD tahun depan. Intensitas ngobrol santai suami istri semakin berkurang. Ini sudah pertanda tidak baik. Maka, mencari waktu untuk ngobrol we time, sangat penting. Selain untuk menambah bounding, we time, juga berfungsi untuk me refresh otak kedua belah pihak. Suami yang stress dengan pekerjaan kantor, atau istri yang bosan dengan pekerjaan rumah.

Tapi, ada rambu-rambu yang perlu diperhatikan. Jangan sampai obrolan we time malah bikin stress berdua. kenapa? salah memilih topik bahasan. Maunya santai, malah bikin bete. Jangan sampai ya.


Nah, saya punya tips seputar tema obrolan yang tepat untuk menghabiskan we time dengan pasangan. Ini dia, topik obrolan yang bisa jadi pilihan untuk me-refresh suasana.

1. Hindari ngobrol tentang pekerjaan

Usaha meluangkan waktu barang sebentar ini, jangan sampai nambahin stress. Berkeluh kesah tentang pekerjaan di saat ‘honeymoon’ justru merusak suasana. Sebisa mungkin, masalah kantor, jangan dibawa kerumah. Selesaikan pada tempatnya. Tidak mau kan, kalau justru yang muncul malah emosi, kesel dengan ini itu, malah lupa bersenang-senang dengan pasangan. So, cari topik lain yang menyenangkan.

2. Jangan ngobrol tentang kondisi keuangan

Ini bikin pusing part 2 setelah obrolan tentang pekerjaan. Karena ngobrol masalah duit di saat yang tidak tepat, bukan solusi yang di dapat. Bisa jadi debat kusir tak berujung. Kalau maunya relax, cari topik yang sekiranya gak pake mikir tapi bisa ngalir.

Nah ini…

3. Ngobrol tentang hobi

Ini bisa menjadi topik pilihan saat berdua dengan pasangan. Sharing tentang hobi masing-masing yang sering tertunda. Misalnya, suami saya sedang gandrung dengan kopi. Mulai dari cara menyeduh kopi kekinian, sampai cara tanam biji kopi yang bagus. Serta deretan nama jenis kopi yang masih asing buat saya. atau hobi lamanya, naik gunung. Apa saja yang dirasakan setelah naik gunung. Spot gunung mana saja yang oke buat keluarga dengan anak kecil. Kisah menarik apa saja yang pernah dialami saat naik gunung.
Lagi ngobrol kopi kopian di warung kopi hits di Tulungagung

Sedangkan saya, saat ini sedang menekuni dunia blog. Hobi tulis menulis yang sudah sejak lama saya geluti. Ngobrol tentang ini bisa sangat menyenangkan. Saya dan suami bisa saling sharing dan dukung atas hobi masing-masing

4. Ngobrolin milestones anak

Ini biasanya tanpa ditanya saja sudah ngalir dengan sendirinya. Ngobrolin tentang perkembangan anak tak pernah ada habisnya. Cari ropik yang membahagiakan. Misalnya, si anak sudah pinter ini itu. mulai bisa begini begitu. menanyakan hal-hal baru. Selingi dengan cerita lucu nan menggemaskan tenang kelakuan anak. Ah, menyenangkan sekali.

5. Ngobrol receh media sosial

Ini sering saya lakukan. Ngobrol unfaedah ternyata juga ada manfaatnya. Bisa ngakak sampai perut sakit. Seperti mbak Nia Ramadhani yang gak bisa ngupas salak, sampai lagu absurd untuk orang tua yang belakangan viral di lini masa. Ah, topik macam gini sebenernya bisa banget buat bumbu kemesraan sama suami. Bikin selera humor naik level. Kalau sudah begitu, kita lanjut menertawakan diri sendiri. Hahaha.

6. Tentang sex

Naini, biasanya sih langsung connect tanpa buffering hahaha… awalnya sih agak malu-malu buat saya ngobrolin tentang sex. Ini gak melulu seputar Kamasutra ya, tapi kapan waktunya saya siap. Atau si bapak juga lagi oke moodnya. Kalau gak dibicarakan dengan gamblang, takutnya ada salah satu pihak yang merasa terpaksa, sedangkan pihak lain, lagi pengen-pengennya. Jadinya gak imbang. Intinya, jangan sampai ada salah satu pihak yang ‘terpaksa’ melayani. Dengan alasan apapun. Bagi saya ini sudah tidak sehat.

Itu tadi buibu tips dari saya. Curi-curi waktu ini bisa kapan saja dan dimana saja. Yang penting, komunikasi dengan pasangan jangan sampai lupa. Ada yang punya tema lain? Sharing yuk…

Salam, 




You May Also Like

6 comments

  1. wah banyak sih yang aku obrolin dari yg ringan sampai berat, bisa sampai ketawa ngakak

    BalasHapus
  2. Hehehe... Sama laki mah bebas ngomongin hal yang menurut jomblowati macam yuni masih tabu. Hehehe

    BalasHapus
  3. Saya biasanya ngobrol sama suami ya ngobrol aja hihihi.
    betul juga ya mbak, saya malah baru kepikir ini.
    Btw ngobrolin tentang impian-impian bersama ok juga sepertinya ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. yup, yang penting ngobrolnya tetep intens ya mbak zakia. biar tambah mesra hehehe..

      Hapus