Haid Saat 10 Hari Terakhir Ramadan? Ini Amalannya

by - Mei 17, 2020



Qodarullah, Sore tadi saya haid. Gak berasa. Baru tahu setelah berbuka puasa. Harusnya, jadwal datang bulan masih semingguan lagi. Entah kenapa jadi maju begini. Padahal puasa Ramadan sudah hampir selesai.

Sudah masuk 10 hari terakhir Ramadan. Ya mau bagaimana lagi. Musti diterima dengan senang hati. Alhamdulillah masih diberi rizqi sehat.

10 hari terakhir saat Ramadan ini adalah hari istimewa. Lailatul qadar akan turun di 10 hari terakhir Ramadan. Lalu, apakah perempuan yang sedang haid di masa itu tetap bisa menjalankan ibadah?

Bisa dong…

Dikutip dari laman Repulika, Ustadz Bahtiar Nasir menyatakan, perempuan dengan haid, bisa tetap mendapatkan keutamaan 10 hari terakhir di bulan Ramadan dengan cara

1. Berdoa

Perbanyak berdoa kepada Allah. Sebab pada malam-malam itu, doa mustajab untuk dikabulkan.

Dari Al-Nu'man bin Basyir, ia berkata, Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, 'Doa itu adalah ibadah, kemudian beliau membaca ayat 60 surah Ghafir yang artinya: dan Tuhanmu berfirman, berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.'” (HR Tirmizi, Ibnu Majah, Abu Daud, al-Nasa`I, dan Hakim).

Salah satu doa yang saya panjatkan adalah doa kanzul ‘ars. Doa ini diumpakan sebagai lampu sangat terang di alam dunia. Doa ini dinamakan raja dari segala doa. Karena tidak terbilang faedah dan fadilahnya. 

Barang siapa yang membaca doa ini insyaAlah seluruh kebutuhan dunia dan akhirat akan terpenuhi, serta dimudahkan rezeki bagi anak cucunya. Doanya seperti ini.




Ini hanya sebagian saja. Kamu bisa membaca lengkapnya di kitab majmu’ syarif. Kitab ini lengkap berisi doa, shalawat, surah-surah penting, dan amalan lainnya. Kitabnya seperti ini


2. Berdzikir

Berzikir sebanyak-banyaknya, sebaik-baik zikir adalah laa ilaaha illallah.

Dan sebaik-baik zikir pada sepertiga akhir malam adalah  istighfar, misalnya, membaca astagfirullah wa atuubu ilayh. Dan, selalu memohonkan ampunan pada waktu pagi sebelum fajar. (QS Adz-Dzariyat [51]: 18).

Dalam tafsir Ibnu Katsir dan Thabari, disebutkan riwayat lain dari Mujahid, beliau berkata, Ada seorang laki-laki dari Bani Israil yang selalu menghidupkan malamnya dengan ibadah sampai Subuh. Kemudian pada siang hari, dia berjihad melawan musuh sampai sore, dan ia melakukan itu selama seribu bulan maka Allah menurunkan surat Alqadr ayat 3 di mana menghidupkan malam Qadar itu lebih baik dari amalan laki-laki Bani Israil tersebut.

3. Mendengarkan al-Quran

Bisa mendengarkan ayat-ayat al Quran lewat aplikasi atau rekaman di handphone.

Dalam hadis Ibnu Mas'ud, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

"Barang siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah, maka dia akan mendapatkan satu kebaikan, sedangkan satu kebaikan itu (bernilai) sepuluh kali lipatnya, aku tidak mengatakan 'Alif Laam Miim' sebagai satu huruf, akan tetapi 'Alif sebagai satu huruf, 'Laam' sebagai satu huruf dan 'miim' sebagai satu huruf." (HR. At-Tirmidzi 2910 dan dishahihkan al-Albani).

Dalam hadis di atas kita bisa mengetahui bahwa banyaknya kebaikan yang diberikan oleh Allah SWT hanya dengan membaca ayat suci Al Quran dan tentunya hal tersebut juga sama bagi orang yang mendengarkannya.

4. Shalawat

Shalawat adalah permohonan kepada Allah agar diberi berkah dan rahmat kepada nabi Muhammad S.a.W beserta keluarga dan para sahabatnya. Apabila diucapkan sebelum atau sesudah berdoa, menjadikan doa segera naik ke langit.

Salah satunya adalah Shalawat tibbil qulub. Shalawat ini bertujuan untuk menjauhkan diri dari wabah dan penyakit. Ini bisa menjadi ikhtiar agar pandemi virus covid-19 segera berakhir.


5. Bersedekah

Dengan membantu orang-orang yang sedang membutuhkan. Wabah virus covid-19 ini juga berdampak pada perekonomian. PHK, toko dan warung dilarang buka, membuat pendapatan masyarakat menurun drastis.

Sedekah bisa disalurkan kepada mereka yang membutuhkan. Bisa langsung, atau secara daring. Sekarang sudah banyak aplikasi bersedekah untuk membantu masyarakat yang tidak mampu secara ekonomi.

Itu tadi, doa-doa yang bisa dipanjatkan pada 10 hari terakhir Ramadan. Meskipun kita, perempuan sedang datang bulan.

Kamu juga lagi datang bulan? Doa apa yang dipanjatkan? Sharing yuk..






Sumber:
https://republika.co.id/berita/mqwwh7/menghidupkan-malam-bagi-wanita-haid
Kitab Majmu’ Syarif Kamil

You May Also Like

2 comments