Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2019

Tips Berkunjung ke Eco Green Park Malang

Gambar
Mengunjungi Eco Green Park di libur natal itu susah susah senang. Pengunjung sedang banyak-banyaknya. Tapi, lokasi wisata masih tetap asik. Anak-anak bisa berlarian kesana kemari. Eco Green Park adalah kawasan wisata yang dikembangakan dan dibangun oleh Jatim Park Group. Lokasinya ada di Jl. Oro-oro Ombo No.9A, Sisir, Kec. Batu, Malang. Tempatnya satu kawasan dengan Jatim Park 2. Baca juga : Review Hotel Wisata Bwalk Malang Ini adalah kunjungan pertama kami di Eco Green Park. Awalnya suami agak keberatan kesini. Karena kawasan wisata ini sudah lama. Takutnya kondisinya sudah gak sebagus info di website. Memang, Eco Green Park pertama kali dibuka tahun 2012. Sudah 7 tahun berjalan. Tapi, masih tetap keren. Kawasan wisata ini sangat terawat. Kandang hewan juga bersih. Jalan menuju wahana satu dengan yang lain juga bersih. Toko pernak pernik di sepanjang wahana tertata rapi. Tampak segar dan tidak kumuh. Petugas berjaga lalu lalang. Ada yang membersihkan jalan,

Review Hotel Wisata Bwalk Malang

Gambar
Liburan dadakan tahun ini memberikan banyak kejutan. Setelah batal berangkat hari senin karena satu dan lain hal, banyak peristiwa mengejutkan setelahnya. Selasa malam (24/12) kami berangkat. Sekitar pukul 20.00. Perjalanan Sidoarjo-Malang lancar via tol. Meski sempat nyasar keluar pintu tol Pakis. Lalu putar balik masuk tol lagi menuju pintu tol Singosari. Alhamdulillah selamat sampai tujuan. Suami sudah pesan hotel via Traveloka. Hotel Wisata Bwalk. Letaknya di jl. Sidomakmur No.73, Jetak Lor, Mulyoagung, Kec. Dau, Malang. Lokasinya cukup strategis. Terletak 5 km dari Universitas Brawijaya Malang. Sampai di hotel pukul 11 malam. Kami disambut dengan susahnya cari lahan parkir. Malam itu, banyak mobil berjajar mulai dari pintu masuk sampai kawasan hotel. Kebanyakan plat luar kota bahkan luar pulau. Beruntung, tak lama kemudian ada mobil keluar. Tepat di depan lobi hotel. Lobi hotel wisata Bwalk berada sekitar 500 meter dari pintu masuk. Saya sebenarnya agak aneh de

Tentang Cita-cita #zafranask

Gambar
Gantungkanlah cita-citamu setinggi langit. Sering sekali kan mendengar kata-kata bijak seperti ini. Kalau orang dewasa mungkin ini kalimat paling utopis. Tapi bagi anak-anak, cita-cita itu seru, menyenangkan. Padahal, mereka mungkin belum paham apa itu cita-cita. Tapi, memperkenalkan cita-cita kepada anak sejak dini itu seru. Selain untuk memupuk imajinasinya, anak juga semakin percaya diri atas apa yang dia pilih. Tentu dengan dukungan dari orang tua. Nah, seperti mas Zafran. Sebelum bisa bertanya tentang arti cita-cita, mas Zafran (6,5y) sudah punya keinginan untuk menjadi supir excavator. Bisa jadi, karena dirumah banyak mainan truk, excavator (dulu dia menyebutnya traktor). Baginya, traktor itu keren, besar, dan akan sangat keren kalau dia bisa mengendalikannya. Dia juga menyukai beragam alat berat lainnya. Truck molen, dump truck, truck tanki, crane. Saat diajak jalan-jalan, matanya selalu berbinar-binar saat melihat salah satu alat berat itu melintas di jalan. Sambil n

Pengasuhan Di Era Digital Liburan dan Gadget time

Gambar
Selamat datang libur panjang akhir tahun J sudah ada rencana kemana nih buibu buat liburan? Atau mau dirumah saja?! Gegoleran sama anak-anak sambil nonton youtube?! Hehehe… Sepertinya, liburan dan gadget itu susah dipisahkan ya. Meskipun saya stay at home mom, gadget bukan hal baru buat anak-anak. Toh liburan sekolah selama 2 minggu ini kan gak dihabiskan di tempat liburan semua kan?! Lagian liburan panjang begini yang libur panjang kan cuma anak-anak. Ayahnya masih kerja sampai akhir tahun. Ini sebenarnya yang menjadi problema buibu jaman sekarang. Tak bisa dipungkiri, untuk menghilangkan gadget sama sekali dirumah menurut saya tidak mungkin. Bayangkan saja, Saya, yang juga berjualan online shop, tiap kali juga pegang gadget untuk menjawab pesanan atau promo produk. Saat telepon dengan ayah atau utinya, juga pakai gadget. Kalau di rumah, kadang, ayahnya main game juga pakai gadget. Mau lihat tutorial DIY mainan kardus juga pakai gawai. Buka youtube. Bahkan saat sa

Pertolongan Pertama Saat Anak Kejang Demam

Gambar
Ini adalah cerita pengalaman pertama saya menangani anak kejang demam.  Jangan panik!. Begitu biasanya langkah pertama menangani anak kejang demam yang saya baca di beberapa artikel kesehatan. Orang dulu biasa menyebutnya dengan setep. Tapi, apa bisa? Terlebih ini peristiwa pertama. Tepatnya satu tahun lalu, saat usia Inara, anak kedua saya, belum genap berusia setahun. Malam sebelum peristiwa kejang, badan Inara panas. Tapi tidak masuk kategori tinggi. Sekitar 37,8 ° C. Biasanya, jika anak tidak rewel, saya biarkan dia melawan panas, sembari saya gendong atau kompres agar anak nyaman. Alhamdulillah paginya, panas mulai turun sendiri. Saya pikir saat itu kondisinya sudah membaik. Karena suhu sudah normal, anaknya juga sudah aktif. Berlarian kesana kemari. Tapi ternyata anggapan itu salah. Suhu tubuhnya kembali naik. Saat itu, kakaknya, minta dijemput di sekolahan. Biasanya, mas Zafran diantar pulang sama yang biasa jemput. Tapi hari itu, dia minta dijemput ibuny